b-fa.jpg
Profil Program Studi Falsafah dan Agama Program Studi
ku_fa.jpg
Kurikulum dan Metode Perkuliahan Kurikulum disusun dengan
tim-fa.jpg
Nama dan Asal Perguruan Tinggi Para Pengajar: A.Luthfi

International Conference on Thoughts on Human Sciences in Islam

  • PDF

In the context of humanity, the mainstream modern human sciences have lost a whole vision of human nature that in turn they have failed to understand human phenomenon properly.In the context of religiosity (Islam), the materialist-secular modern human sciences are contrary to the principles of faith and nobility of human being. In the context of Indonesia, the secular modern human sciences are not suitable with Pancasila (Five Principles). Therefore we need holistic understanding to resolve these issues. This conference, IC-THuSI, invites kindly any professors, scholars, researchers, and academicians who are interested with this issue to write up the scientific papers. The core theme of this conference is “Generating Fresh Thoughts on Human Sciences the perspective of Islam”. For more detail information please visit us: http://ic-thusi.net/

“ISLAM INDONESIA DAN KEBUDAYAAN”

  • PDF

 

The Second Pre-Conference Seminar

The International Conference on Thoughts on Human Sciences in Islam (IC-THuSI)

Kamis, 19 Juni 2014 (13.00 – 15.30)

Auditorium Nurcholish Madjid, Universitas Paramadina

 

ISLAM INDONESIA DAN KEBUDAYAAN

 

Dewasa ini, dunia Islam praktis merupakan kawasan bumi yang paling terbelakang di antara penganut agama-agama besar. Negeri-negeri Islam jauh tertinggal oleh Eropa Utara, Amerika Utara, Australia dan Selandia Baru yang Protestan; oleh Eropa Selatan dan Amerika Selatan yang Katolik Romawi; oleh Eropa Timur yang Katolik Ortodoks; oleh Israel yang Yahudi; oleh India yang Hindu; oleh Cina “giant dragon”, Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong dan Singapura “little dragons” yang Budhis-Konfusianis; oleh Jepang yang Budhis Taois; dan oleh Thailand yang Budhis. Praktis tidak satupun agama besar di muka bumi ini yang lebih rendah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek)-nya daripada Islam. Dengan perkataan lain, di antara semua penganut agama besar di muka bumi ini, para pemeluk Islam adalah yang paling rendah dan lemah dalam hal sains dan teknologi. Imbas dari keterpurukan tersebut di dunia Islam adalah hilangnya semangat keilmuwan yang tinggi di berbagai kawasan Islam, hilangnya budaya kritis dalam menerima budaya-budaya lainnya, serta terjadinya kebingungan orientasi para ilmuwan Islam dalam mengarahkan visi keilmuwannya. Last Updated on Tuesday, 24 June 2014 15:21 Read more...

Islam yang Kasih, Mengapa Masih Ada Ekstremis?

  • PDF

 

I

Reporter: Ach. Fadil

Senin (12/05/14), Program Studi Falsafah dan Agama Universitas Paramadina, kembali mengadakan konferensi internasinal bertajuk Extremism dan Social Peace yang bertempat di ruang Sevilla-Toledo Paramadina Graduate School (PGS), The Energy Building, Sudirman Center Business Distric (SCBD), dengan menghadirkan pembicara-pembicara yang memang concern di bidang isu-isu tentang ektremisme, keadilan sosial, perdamaian sosial, dan yang semacamnya. Last Updated on Wednesday, 21 May 2014 14:40 Read more...

The Green Hilton Memorial Agreement: Polemik yang Tak Kunjung Usai

  • PDF

 

Reporter: Ach. Fadil

Soekarno, sebagai founding father dan sekaligus presiden pertama Negara Republik Indonesia, sepertinya tak pernah habis dibicarakan. Mulai dari sosoknya yang karismatik; pemikir progresif; negarawan handal; dan kepandaiannya mengelola hubungan bilateral maupun multilateral dengan negara lain, menjadikannya sebagai sosok yang disegani dan sekaligus disenangi oleh berbagai pihak, khususnya para pemimpin negara yang bekerja sama dengannya, salah satunya adalah mantan presiden Amerika Serikat, John F. Kennedy. Last Updated on Wednesday, 14 May 2014 11:58 Read more...

Iman dan Persoalan Teodise

  • PDF

 


Reporter: Ach. Fadil

Suatu ketika, Agustinus dan Anselmus mengeluarkan kredo yang berbunyi: “fides quaerens intellectum—iman mencari pengertian (pemahaman)”, dalam arti iman menuntut adanya pertanggungjawaban, baik secara teologis, maupun secara filosofis. Last Updated on Wednesday, 14 May 2014 11:59 Read more...

Abdul Hadi, Hermeneutika, dan Makna Metafisik

  • PDF

 

Reporter: Ach. Fadil

Hermenetika sempat menjadi polemik di kalangan para intelektual muslim di Indonesia, ada yang pro dan yang kontra. Tapi belakangan ini, dengan cukup banyaknya karya-karya yang berhaluan hermeneutik, polemik itu cenderung sirna, dan hermeneutika kembali mengemuka sebagai salah satu upaya penafsiran yang bisa dibilang cukup representatif terhadap teks-teks klasik, baik yang sifatnya profetik atau non-profetik. Karena memang tak ada satu ilmu pun yang bisa dibilang paling shahih, dan memang tidak ada—kecuali hanya klaim—dan masing-masing mempunyai kekurangan dan kelebihan. Last Updated on Wednesday, 14 May 2014 12:00 Read more...

Page 1 of 7