Pekan Ilmiah Psikologi "Mencegah Penyakit Degeneratif di Usia Dini"

Laporan kesehatan di Indonesia menunjukkan adanya perubahan. Penyakit kronis yang biasanya menyerang individu yang berusia lanjut, kini banyak menyerang individu yang berusia muda. Sebagai contoh menurut laporan Data 7th Report of Indonesian Renal Registry pada 2014 menunjukkan 56 persen penderita penyakit ginjal adalah penduduk usia produktif, yakni di bawah 55 tahun (CNNIndonesia, 2017). Penyebab timbulnya penyakit degeneratif pada pasien usia muda sebagian besar disebabkan oleh adanya gaya hidup tidak sehat yang dimiliki oleh kaum muda saat ini. Konsumsi makanan tidak sehat dan aktivitas diri yang rendah merupakan salah satu hal yang menyumbang pada Penyakit kronis, sebagai salah satu bentuk penyakit degeneratif perlu mendapatkan perhatian karena sifatnya yang tidak hanya menurunkan kualitas hidup penderitanya namun juga dapat mengancam jiwa. Oleh karena itu, perlu menyebarluaskan pengetahuan mengenai penyakit degeneratif ini terutama kepada individu yang berusia dewasa muda sebagai salah satu tindakan pencegahan.

Untuk membahas lebih lanjut ancaman kesehatan tersebut maka program studi psikologi mengadakan seminar mengenai "Mencegah Penyakit Degeneratif di Usia Dini" pada tanggal 8 Oktober 2019. Pada acara seminar ini dihadirkan dua narasumber yaitu Ibu Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes serta Ibu Devi Wulandari. Narasumber pertama yaitu Ibu Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes memaparkan apa yang dimaksud dengan penyakit degeneratif yang saat ini sudah berubah namanya menjadi penyakit tidak menular yang mana pemyakit ini bersifat tidak ditularkan baik melalui media orang lain maupun objek lainnya. Penyakit tidak menular ini muncul dikarenakan adanya gaya hidup yang tidak benar, keturunan genetik maupun kondisi lingkungan yang berbahaya. Beberapa jenis penyakit yang masuk dalam kategori penyakit menular ini dijelaskan dengan sangat detail dan baik. Perubahan gaya hidup dalam paparan Dr. Rita Ramayulis menjadi poin yang sangat penting dengan menekankan pada pola makan, diet, gerak dan olah tubuh.

Narasumber kedua yaitu Ibu Devi Wulandari M.Sc. yang merupakan dosen program studi psikologi Universitas Paramadina yang memiliki kepakaran dalam bidang psikologi kesehatan. Dalam paparannya, bentuk intervensi psikologis perlu dilakukan dalam upayanya menjaga gaya hidup yang sehat. Selain memaparkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi gaya hidup seseorang, Ibu Devi Wulandari juga memberikan cara-cara yang bisa dilakukan untuk mengubah kebiasaan baik berupa sikap dan perilaku sehat, mengubah keyakinan serta meningkatkan self efficacy.

Materi dapat diunduh pada:

https://drive.google.com/open?id=144hY53mmQYLjARVD8qH7jLwbk4fJDSvM

https://drive.google.com/open?id=1_4ZbHMHV6B8QFuP58UNiPnAVcJkJjT-r

 

About us

Universitas Paramadina berdiri pada 10 Januari 1998, mengemban misi untuk membina ilmu pengetahuan rekayasa dengan kesadaran akhlak mulia demi kebahagiaan bersama seluruh umat manusia.

Latest Posts

21 October 2015
21 October 2015
21 October 2015

Hubungi Kami

Kampus S1 dan S2:
Jl. Gatot Subroto Kav. 97
Mampang, Jakarta 12790
T. +62-21-7918-1188
F. +62-21-799-3375

E-mail: info@paramadina.ac.id
http://www.paramadina.ac.id 

Kampus Cikarang
District 2, Meikarta,
Cikarang
T. 0815-918-1192

Jam

Our support hours are
available 24 hours a day
(+62) 815 918 11 88

Monday to Friday: 8:00 to 15:00
Saturday: 8:00 to 12:00
Sunday: Closed