Prodi Psikologi Universitas Paramadina Aktif Dalam Pertemuan Kolokium Psikologi Indonesia

  • PDF

Sebagai anggota resmi dari Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Psikologi Indonesia (AP2TPI) Program Studi Psikologi Universitas Paramadina senantiasa aktif diundang dan berpartisipasi dalam kolokium anggota AP2TPI yang dilaksanakan setiap tahunnya. Tahun 2014 ini kolokium diadakan di Pekanbaru pada tanggal 19 – 21 Februari 2014. Kolokium tahun ini dihadiri oleh ketua prodi psikologi Univ. Paramadina yaitu bapak Haris Herdiansyah, M.Si dan sekretaris prodi ibu Tia Rahmania, M.Psi.

Tema kolokium kali ini adalah “Peningkatan Mutu Pembelajaran Psikologi Untuk Mencapai Kompetensi dalam Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)”.
Manfaat yang didapat dari kolokium kali ini adalah mendapatkan informasi terkini mengenai standar mutu pembelajaran yang difokuskan kepada kompetensi mahasiswa dengan acuannya yakni kerangka kualifikasi nasional Indonesia. Berdasarkan hal tersebut, maka prodi psikologi Univ. Paramadina yang sedang intensif melakukan evaluasi kurikulum pembelajaran secara periodic mendapatkan arahan yang lebih memudahkan prodi psikologi dalam mengarahkan lulusan kepada sasaran kompetensi yang telah ditentukan.

 

Last Updated on Monday, 21 April 2014 15:58

Autism Awareness Day

  • PDF

Divisi Intelektual Himpunan Mahasiswa Psikologi (HIMAPsi) Universitas Paramadina mengadakan charity dalam rangka Autism Awareness Day pada hari Jumat 4 April 2014 lalu. Kegiatan ini diadakan untuk memperingati hari autis sedunia yang jatuh pada tanggal 2 April.

“Segala informasi yang diberikan diharapkan dapat merubah pandangan pendengarnya mengenai autis itu sendiri dan mampu mengurangi pemakaian kata “autis” sebagai bahan ejekan atau candaan sehari-hari..” ungkap Ghina Nahla (2012) selaku ketua acara Autism Awareness Day. Melalui Autism Awareness Day kemarin, divisi intelektual HIMAPsi mencoba memberikan informasi mengenai autis pada warga Universitas Paramadina. Selain penyebaran informasi, kegiatan juga dimeriahkan dengan penjualan pin yang hasilnya akan disumbangkan ke salah satu yayasan sosial di Depok, Jawa Barat.


Acara yang dilaksanakan selama satu hari penuh ini membuahkan hasil yang menyenangkan. Civitas akademika yang berhasil ditemui mengaku puas dengan penjelasan seputar autis yang diberikan, karena mampu membuka pikiran mereka mengenai autis. Hasil donasi yang terkumpul dari acara Autism Awareness Day ini sebesar Rp 1.632.200,-. Sungguh hasil yang memuaskan.


 

Last Updated on Thursday, 17 April 2014 12:21

Kuliah Tamu Psikologi Lintas Budaya dengan tema "Budaya dan Organisasi (Perbandingan pada perusahaan Jepang (PT. Amerta Indah Otsuka) dan Amerika (Nusantara Ford)

  • PDF

Budaya merupakan salah satu hal yang mempengaruhi di dalam geraknya suatu organisasi. Budaya yang diimplementasikan dengan sebuah sistem maupun aturan pada sebuah organisasi akan menjadi faktor pendorong maupun penghambat akan eksistensi suatu organisasi. Dalam realitasnya, setiap organisasi memiliki kekhasannya masing-masing terkait dengan budaya organisasi yang terbentuk. Adanya perbedaan budaya di dalam sebuah organisasi dalam pelaksanaannya akan mempengaruhi terkait dengan keberadaan visi dan misi yang dibangun organisasi beserta cara-cara yang diimplementasikan untuk mencapai standar visi dan misi tersebut.

Mendasarkan pada realitas yang ada terkait dengan budaya dan organisasi, maka mahasiswa dalam hal ini perlu belajar lebih mendalam salah satunya lewat mata kuliah psikologi lintas budaya melalui kuliah tamu. Kuliah tamu ini diisi oleh para alumni psikologi Universitas Paramadina yang telah memiliki pengalaman dalam dunia kerja. Kuliah tamu ini dilaksanakan pada tanggal 14 Maret 2014. Para alumni ini adalah Ahmad Ramadhoni Mubarak yang pernah bekerja di PT. Amerta Indah Otsuka dan Harison Fajahri yang bekerja di Nusantara Ford. Mereka berdua adalah alumni angkatan 2008 Program Studi Psikologi Paramadina.

Pada kuliah tamu ini, para alumni sebagai narasumber memberikan pemaparan terkait dengan kondisi sistem maupun aturan yang diimplementasikan dalam perusahaan yang memiliki basis di Jepang (PT. Amerta Indah Otsuka) dan Amerika (Nusantara Ford). Pemaparan dari para alumni memberikan pemahaman pada para mahasiswa yang mengikuti MK Psikologi Lintas Budaya terkait dengan adanya perbedaan budaya yang diimplementasikan dengan sistem maupun aturan-aturan yang berlaku di perusahaan tersebut.

 

Last Updated on Tuesday, 25 March 2014 11:04

Konferensi internasional "10th Biennial Conference of Asian Association of Social Psychology"

  • PDF

Konferensi internasional ini merupakan konferensi ke 10 yang sebelumnya telah dilaksananakan di Hong Kong (1995), Kyoto (1997), Taipei (1999), Melbourne (2001), Manila (2003), Wellington (2005), Sabah (2007), Delhi (2009), and Kunming (2011). Konferensi ini dilaksanakan di Universitas Gadjah Mada dalam hal ini sebagai tuan rumah pada tanggal 21-24 Agustus 2013 dengan tema konferensinya adalah “Enhancing Quality of Life through Community Integrity and Cultural Diversity: Promoting Indigenous, Social and Cultural Psychology". Konferensi internasional ini dalam pelaksanaannya telah dihadiri diantaranya para peserta dari Indonesia, Amerika, Cina, Jepang, Korea, Filipina, Thailand, Malaysia, Australia.

images/stories/Psi/aasp 3.jpg

Program Studi Psikologi Paramadina dalam hal ini menjadi salah satu peserta di dalam konferensi Internasional ini dengan mengirimkan 2 mahasiswa dan 1 dosen sebagai presenter. Paper dengan judul "Student Engagement and Student Brawl" dipresentasikan oleh mahasiswa atas nama Dek Sintya Adinda Sari (2012) dan Fina Herlina Sari (2012). Paper dengan judul "The Concept of Good Leader among Urban People in Jakarta" dipresentasikan oleh dosen yaitu atas nama Handrix Chrisharyanto. Keterlibatan program studi psikologi Paramadina di dalam konferensi internasional ini menjadi jawaban atas tujuan prodi psikologi Paramadina untuk bisa ikut andil lebih jauh di dalam perkembangan psikologi secara global.

 

 

Last Updated on Tuesday, 25 March 2014 11:15

The 5th Asian Association of Indigenous and Cultural Psychology (Konferensi Psikologi indigenous taraf internasional tahun 2014)

  • PDF

Program konferensi internasional psikologi yang bertema “The Fifth International AAICP Conference on Stress, Health and Well-being: Indigenous, Social and Cultural Perspectives”, diadakan di Solo (Jawa Tengah) pada tanggal 10-11 januari. Acara konferensi Indigenous Psyhcology yang diadakan setiap setahun sekali ini, diselenggarakan oleh pihak dari Universitas Negeri Solo (UNS). Acara konferensi tersebut diramaikan oleh para peneliti dari berbagai dunia, dosen-dosen, dan para mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas di Indonesia maupun di luar negeri. Acara yang berlokasi di Grha Solo Raya ini tidak hanya di selenggarakan berbagai seminar dan workshop, namun terdapat pula presentasi dari berbagai penelitian yang diikuti para dosen dan mahasiswa.

Mahasiswa dari Program Studi Psikologi Univeritas Paramadina juga turut serta dalam konferensi indigenous psychology tersebut terdiri dari Amelia Noor Satwika (2010), Indah Lovita (2011), Devi Elsa Pratiwi (2012), Nur Azizah Fadhilah (2010), Fina Herlina Sari (2012), Hanna Deasyana (2010), Atin Yakutin (2011), Ifrandi Putranto (2013), Dilla Swaestya (2011), Cut Auzola Azalia (2010), Itsna Falaqie Zakyanvitani (2010), dan Tya Aditya Irfan (2010).

Universitas Paramadina yang memiliki laboratorium Pengembangkan Psikologi Indonesia tidak ketinggalan, untuk menyumbangkan penelitian yang dilakukan mahasiswa bersama dosen serta turut mengembangkan kajian indigenous psyhcology. Adapula dosen dari Universitas Paramadina, yaitu Bu Dr. Ayu Dwi Nindyati, P.Si yang turut serta dalam konferensi dan juga mempresentasikan hasil penelitiannya.

Amelia Noor Satwika sebagai koordinator tim mahasiswa Psikologi Paramadina menyatakan rasa senang serta optimismenya dalam mengikuti acara tersebut. “…Sebagai peserta kami senang karena dapat menjadi salah satu peserta yang turut mengembangkan kajian indigenous psychology dan berharap bahwa acara seperti ini dapat terus kami ikuti setiap tahunnya...

 

Foto-foto selama acara konferensi :

Dari Kiri ke kanan : Irfandi Putranto, Cut Auzola Azalia, Professor Akira Tsuda, Alpana Vaidya, PhD.

Atin Yakutin, Hanna Deasyana, Tya Aditya Irfan, Nur Azizah Fadhilah, da Dr. Ayu Dwi Nindyati, Psi


Kiri : Nur Azizah Fadhilah, Hanna Deasyana, dan Amelia Noor Satwika &

Kanan : Dr. Ayu Dwi Nindyati, Psi,Devi Elsa Pratiwi, Fina Herlina Sari.

 

Presentasi dari salah satu peneliti dari India, yaitu Alpana Vaidya, PhD

Lokasi saat acara berlangsung di Grha Solo Raya.

Last Updated on Tuesday, 25 March 2014 10:48

Gathering Bersama Kepala Sekolah Dan Guru-Guru SD Se JABOTABEK Girls Gramedia Majalah Bekerjasama Dengan Program Studi Psikologi Universitas Paramadina

  • PDF

Majalah Girls sebagai salah satu majalah terbitan Gramedia Majalah yang menyasar segmen anak perempuan dalam kelompok usia preremaja-awal remaja mengadakan suatu acara gathering untuk para kepala sekolah dan guru-guru BK/kesiswaan se-Jabotebek pada Rabu, 29 Februari 2012. Majalah Girls yang sebelumnya telah banyak bekerjasama dengan Prodi Psikologi Universitas Paramadina melalui PFP (Psychology for People) kembali mengundang Ibu Tia Rahmania, M.Psi dan Bapak Haris Herdiansyah, M.Si. untuk memberikan materi tentang "Komunikasi Efektif antara Guru dan Siswa’"pada acara tersebut.

Tujuan acara ini sendiri adalah sebagai wadah pertemuan antara sesama kepala sekolah dan guru BP/kesiswaan se-jabotabek untuk dapat menjalin silaturahmi sekaligus berbagi ilmu dan informasi. Tujuan lain adalah memberi pengetahuan kepada seluruh peserta dengan cara yang santai dan menarik tentang pentingnya komunikasi yang efektif dalam hubungan guru dan siswanya. Sementara pihak penyelenggara sendiri melihat bahwa hal ini dapat menjadi suatu bentuk promosi yang baik dalam usaha meningkatkan imej majalah GIRLS sebagai majalah yang konsen dengan perkembangan siswa putri khususnya dalam kelompok siswa preremaja-remaja awal agar dapat menjadi siswa yang cerdas dan percaya diri.

Acara dimulai 15 menit lewat dari waktu yang direncanakan, yaitu pukul 14.00 wib. Pada kesempatan ini Ibu Tia Rahmania,M.Psi dan Bapak Haris Herdiansyah,M.Si, menyertakan sejumlah mahasiswa Prodi Psikologi Univ Paramadina dalam penyampaian materi. Tujuan penyertaan sejumlah mahasiswa tersebut adalah selain memberi wadah bagi para mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman sekaligus membuat mereka mendapatkan pint dual transkripnya juga sebagai ajang penerapan pengetahuan mereka tentang psikologi dalam situasi sebenarnya dan dengan cara yang kreatif. Pada kesempatan itu, para mahasiswa merancang dan menampilkan sebuah operet singkat dengan durasi waktu 7 menit tentang komunikasi guru pada siswa SD. Ide operet tersebut didapat dari observasi dan wawancara yang mereka lakukan secara non formal ditambah adanya pengalaman  saat mengambil mata kuliah Psikologi Perkembangan I di semester yang baru saja berakhir.

Pemberian materi diawali dengan penampilan operet dari para mahasiswa dan perkenalan seluruh anggota penampil. Operet tersebut cukup dapat membawa para peserta yang berjumlah nyaris 100 kepala sekolah dan guru BK/kesiswaan untuk masuk pada tema tentang pentingnya komunikasi antara guru dan siswa. Pemberian materi dengan santai tapi berisi dimulai oleh Ibu Tia Rahmania,M.Psi yang kemudian dilanjutkan secara menarik pula oleh Bapak Haris Herdiansyah,M.Si. Tentunya acara sesi tanya jawab dilanjutkan untuk mendukung penyampaian materi-materi tadi. Pada sesi tanya jawab dibuka dengan memberi kesempatan tiga pertanyaan di setiap sesi, sayangnya hanya 2 (dua) sesi yang bisa  diberikan karena tanpa disadari waktu berlalu dengan cepat. Apabila dilihat dari animo pertanyaan yang diberikan sesungguhnya masih banyak kepala sekolah dan guru BP/Kesiswaan tersebut yang ingin melanjutkan dengan pertanyaan-pertanyaan. Terbukti setiap sesi pertanyaan yang dibuka selalu disertai dengan banyaknya peserta yang mengangkat tangan untuk memberi pertanyaan. Bahkan saat acara ditutup, beberapa peserta mendekati Bapak Haris Herdiansyah, M.Si. untuk meminta ijin meng-copy materi sementara beberapa yang lain mendekati Ibu Tia Rahmania,M.Si. untuk berdiskusi panjang lebar tentang kondisi yang mereka alami di sekolah bahkan dengan anak-anak mereka sendiri.

Patut dicatat bahwa acara tersebut selesai pada pukul 17.05 wib dengan ruangan yang tetap penuh oleh para peserta. Bahkan pihak penyelenggara (majalah GIRLS) pun menyatakan apresiasinya pada para peserta terkhusus pemberi materi karena bisa menjadikan acara ini hidup dengan para peserta yang tetap bertahan di dalam ruangan.

Semoga kerjasama ini dapat terus terjalin dikemudian hari.

Last Updated on Wednesday, 25 July 2012 13:04

Page 1 of 6