Pada hari Jum'at 08 November 2019, Tim Program Studi Teknik Informatika kembali diundang untuk melakukan sosialisasi Computational Thinking (CT) dan Sosialisasi Tantangan Bebras 2019. Kali ini undangan didapat dari Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Acara ini dihadiri oleh perwakilan Prodi TI, yaitu Ibu Retno Hendrowati, M.T dan Ibu Wahyuningdiah Trisari Harsanti Putri, M.T.I, beserta HIMTI. Acara dimulai dengan mendengarkan penjelasan mengenai CT. Ibu Retno menjelaskan, dalam mempersiapkan generasi penerus Indonesia yang siap dengan tantangan era 4.0, maka dasar logika menjadi skill yang sangat penting untuk dikuasai. CT merupakan salah satu cara untuk mengasah logika berpikir.

Terdapat empat komponen utama CT, yaitu Abstraksi; Dekomposisi; Pengenalan pola; dan Algoritma. Apabila anak-anak dapat melihat setiap permasalahan dari sudut pandang ke-empat komponen tersebut, maka anak-anak dapat menyusun solusi dengan berbantukan tools komputer, maupun manual. Penjelasan dilanjutkan dengan Ibu Sari yang memaparkan mengenai Bebras, yaitu kompetisi tahunan untuk menguji pengertian ke-empat komponen CT pada soal-soal yang menarik, menantang, dan sangat asyik. Pada sesi ini, anak-anak sampai berebutan untuk maju dan mengerjakan soal bersama Ibu Sari. Acara ditutup dengan ramah tamah dan penyerahan piagam penghargaan untuk para penyaji. Tim Paramadina berhadap, lebih banyak lagi MGMP yang turut serta berpartisipasi dalam mengaplikasikan CT pada mata pelajaran masing-masing

Pada tanggal 22 Oktober 2019, Program Studi Teknik Informatika Paramadina mengadakan kegiatan sosialisasi Computational Thinking (CT) dan Tantangan Bebras 2019. Acara ini dilakukan sebagai bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat tahunan yang dilakukan oleh Prodi. Pada kesempatan kali ini, tim Prodi TI melakukan sosialisasi ke Sekolah Dasar Kristen BPK Penabur 4, yang berlokasi di Cipinang, Jakarta Timur. Acara dibuka oleh perwakilan guru, ibu Hapsari.

Diikuti oleh sekitar 60 orang guru, kegiatan dimulai dengan mengenalkan CT sebagai pembentuk logika berpikir siswa/i sejak dini. Penyaji materi pertama adalah ibu Retno Hendrowati, M.T dosen tetap program studi Teknik Informatika. Pada paparannya ibu Retno mengungkapkan pentingnya kesadaran dari para guru untuk mengadopsi pola pemikiran CT untuk menghadapi tantangan dimasa mendatang, dimana siswa/i adalah generasi yang akan hidup di era kecerdasan buatan dan big data. Penyaji selanjutnya adalah ibu Wahyuningdiah Trisari Harsanti Putri, M.T.I., ketua program studi teknik Informatika, yang mengajak guru untuk mengikutsertakan seluruh siswa/i dalam kompetisi Tantangan Bebras 2019 di bawah biro Bebras Paramadina. Tantangan Bebras merupakan salah satu bentuk dukungan kepada siswa/i yang telah mempelajari CT untuk melatih kecermatan dalam berpikir dengan berbatas waktu. Tantangan Bebras diikuti oleh peserta di seluruh wilayah Indonesia, yang dilaksanakan pada tanggal 11-15 November 2019. Tim Prodi Informatika berharap, lebih banyak lagi sekolah ditingkat SD, SMP, dan SMA yang dapat berpartisipasi dalam kegiatan sosialisasi CT dan Tantangan Bebras.

Pada tanggal 12 September 2019, lebih tepatnya hari ke-4 Grha Mahardika Paramadina 2019, Mahasiswa Baru Informatika 2019 dikenalkan dengan program studi dan juga HIMPUNAN MAHASISWA INFORMATIKA (HIMTI) Paramadina. Acara ini dihadiri Dekan Fakultas Imu Rekayasa, Ibu Gilang Cempaka, ketua program studi Ibu Wahyuningdiah Trisari HP, serta perwakilan dosen yaitu Ibu Ivonne Sartika Mangula dan Bapak Harry T. Y. Achsan. Pada kesempatan ini, ketua program studi berpesan bahwa salah satu kunci keberhasilan mahasiswa Teknik Informatika Paramadina selain hard skill adalah kemampuan untuk berkolaborasi dengan rekan-rekan lintas program studi. Selain itu, sikap atau attitude merupakan poin yang juga harus diperhatikan oleh para mahasiswa baru. Acara dilanjutkan dengan perkenalan perwakilan dosen serta mahasiswa baru.

Selanjutnya acara diisi oleh anggota HIMTI, serta pemaparan beberapa kegiatan kemahasiswaan serta peran dan tanggung jawab mahasiswa. Acara ditutup dengan ramah tamah, makan siang bersama. Selamat datang angkatan 2019 menjadi keluarga baru Teknik Informatika Paramadina!

 Pelaksanaan Bebras Indonesia Computational Thinking Challenge (Tantangan Bebras Indonesia) 2019

Diadakan untuk tiga kategori:

  • Siaga, untuk siswa SD: 10 soal, 40 menit (tentatif)
  • Penggalang, untuk siswa SMP: 15 soal, 45 menit (tentatif)
  • Penegak, untuk siswa SMA: 15 soal, 45 menit (tentatif)

Tantangan berupa Lomba on-line untuk ketiga kategori pada tanggal 11-15 November 2019, dengan rincian waktu:

  • Pukul … WIB: Siaga (SD) dan Penggalang (SMP) -- akan diumumkan kemudian
  • Pukul … WIB: Penegak (SMA) -- akan diumumkan kemudian

Tantangan dilaksanakan di lokasi perguruan tinggi Bebras Biro, sekolah-sekolah, atau lokasi lain yang ditunjuk oleh Bebras Biro. Untuk pendaftaran pada Bebras biro Paramadina dapat menghubungi email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Registrasi Peserta (tentatif):

  • Peserta harus mempunyai akun di situs https://olympia.id
  • Pendaftaran peserta harus melalui sekolah (tidak secara individual) yang dikoordinir oleh Bebras Biro.
  • Guru koordinator sekolah mendaftarkan siswa ke Tantangan Bebras ke Bebras Biro yang membawahi sekolahnya secara kolektif paling lambat 8 November 2019.
  • Bebras Biro meneruskan pendaftaran peserta di wilayahnya secara kolektif kepada Admin Olympia.id paling lambat tanggal 10 November 2019.
  • Admin Olympia.id akan mendaftarkan (enroll) peserta ke Tantangan Bebras Indonesia 2019

Anjuran:

Setelah memiliki akun di olympia.id, peserta disarankan untuk mendaftar (enroll) ke course ‘Bebras Challenge Indonesia’ di situs olympia.id, sehingga dapat berlatihan mengerjakan soal-soal bebras computational thinking serta membiasakan penggunaan situs tersebut yang akan digunakan sebagai lingkungan Bebras Challenge 2019.

Bebras Challenge 2019 menyediakan hadiah bagi para pemenang Tingkat Nasional untuk ketiga kategori (Siaga, Penggalang, dan Penegak).

#bebrasindonesia #bebrasindonesia2019

Dimulai dari tahun 2017, perkembangan potensi industri game di indonesia mulai terlihat. Pada saat itu, industri game Indonesia berada pada posisi ke-16 dalam daftar pasar game terbesar di dunia (versi Newzoo) dengan jumlah pemain hingga 43,7 juta dan potensi penghasilan mencapai US$880 juta (sekitar Rp11,9 triliun). Hal tersebut akan memberikan dampak positif dan juga tantangan di masa yang akan datang untuk industri game di Indonesia. Dikutip melalui wartaekonomi.co.id, menurut Hari Sungkari, Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), kontribusi pengembang lokal terhadap industri game Indonesia hanya 5% pada 2017, jumlahnya turun dari 2016 yang sebesar 9,5%. Itu terjadi karena ukuran pasar membesar, namun, jumlah pengembang tidak bertambah.

Program Studi Informatika Paramadina melihat kondisi tersebut sebagai peluang untuk menciptakan para developer game baru berkualitas untuk industri game Indonesia dengan membuka peminatan khusus di bidang Game Industry. Di dalamnya, mahasiswa akan belajar memahami sejarah dan perkembangan industri game terupdate, mendalami metode perancangan game yang bernilai jual dan mempelajari metode pembuatan game yang baik. Terdapat 3 mata kuliah yang wajib di ambil oleh mahasiswa peminatan tersebut yaitu : Fundamental of Game Industry, Game Design, dan Game Programming. Tentu saja dengan tenaga pendidik yang professional di bidang tersebut.

Guna mendukung proses belajar-mengajar tersebut, pada tanggal 6 Maret 2019 lalu, Prodi Informatika dan PT. Era Reportama Nusantara melakukan penadatanganan kerja sama dalam penyediaan fasilitas perangkat PC untuk kelengkapan laboratorium khusus untuk mata kuliah Game Industry. PT. Era Reportama Nusantara merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Teknologi Informasi yang menawarkan berbagai ragam layanan berbasis teknologi untuk membantu para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya. Perusahaan yang didirikan pada tahun 1999, memiliki misi yaitu menjadi salah satu perusahaan dengan solusi yang terbaik sesuai dengan kebutuhan pada sistem Software, Hardware yang terintegrasi dan area jaringan internet bagi pelaku usaha seluruh Indonesia.

PC yang disediakan di lab yang terletak di gedung C Universitas Paramadina ini merupakan PC dengan aspek yang mendukung proses pembuatan game sehingga mahasiswa dapat belajar dengan efektif. Hal tersebut tentu saja merupakan kabar baik bagi para mahasiswa yang mengambil peminatan tersebut. Namun, guna menjaga kondisi lab agar bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang, lab hanya dibuka jika terdapat mata kuliah saja, yang artinya lab tidak terbuka sepanjang waktu apalagi untuk bermain game. Prodi Informatika berharap, penyediaan fasilitas tersebut dapat meningkatkan kreatifitas mahasiswa sehingga tujuan untuk melahirkan developer-developer game yang berkualitas dapat terwujud.

About us

Universitas Paramadina berdiri pada 10 Januari 1998, mengemban misi untuk membina ilmu pengetahuan rekayasa dengan kesadaran akhlak mulia demi kebahagiaan bersama seluruh umat manusia.

Latest Posts

21 October 2015
21 October 2015
21 October 2015

Hubungi Kami

Kampus S1:
Jl. Gatot Subroto Kav. 97
Mampang, Jakarta 12790
T. +62-21-7918-1188
F. +62-21-799-3375

E-mail: info@paramadina.ac.id
http://www.paramadina.ac.id 

Kampus S2:
Gedung Tempo
Jalan Palmerah Barat No.8, 
Kebayoran Lama, Jakarta - 12240

T. +62-21-7918-1188 ext.: 242
F. +62-21-799-3375

http://www.paramadina.ac.id 

Jam

Our support hours are
available 24 hours a day
(+62) 815 918 11 88

Monday to Friday: 8:00 to 15:00
Saturday: 8:00 to 12:00
Sunday: Closed