Dalam acara wisuda yang diselenggarakan di Aula Nurcholis Madjid, Sabtu 20 Oktober 2018  dengan tema "Peran Pemuda dalam Memperkuat Integritas Bangsa ",  mahasiswa Prodi Desain Komunikasi Visual Ni Made Dina Puspasari mendapatkan gelar mahasiswa terbaik pada acara kelulusan di semester ini.  Ni made Dina adalah salah satu mahasiswa yang mendapatkan beasiswa Fellowship dari BTPN tahun 2014.  Predikat terbaik didapatkan setelah hasil seleksi dan diputuskan dalam rapat oleh tim Rektorat yang dipimpin Rektor Universitas Paramadina, berdasarkan seleksi yang dilaksanakan oleh  Direktorat Akademik. Nilai indeks Prestasi Kumulatif (IPK)  yang diraih adalah 3,82 dengan masa studi  3 tahun 11 Bulan, dengan predikat Magna Cum Laude.
Seleksi yang dilakukan tidak hanya berdasarkan nilai akademik yang dicapai selama proses perkuliahan, namun didapat juga dari point dual transkrip dengan angka 146, yakni nilai yang dicapai dari aktivitas ekstrakurikuler mahasiswa selama menjalankan studi di Universitas Paramadina.

Pada tanggal 27 November 2018, matakuliah Etika Bisnis kedatangan tamu dari praktisi yang sekarang sudah masuk kampus yaitu mas Tombak Matahari (nama yang keren). Tagline hidup yang di genggamnya yaitu "Design Create Value, Culture Shape Values, Values Determine the future", itu jargon dari Robert I.Peters. Menurut mas Tombak yang paling utama harus di pegang adalah culture, yang sarat dengan etika, karena penguasaan ini desainer akan mampu memanaje emosinya. Pengalaman yang menyenangkan pada saat di CNN Indonesia, karena awal di perkenalkan nya "Immersive Graphic". Pada saat itu mas Tombak di tunjuk sebagai salah satu pemegang tongkat teknologi ini di CNN Indonesia, dan sampai dengan saat ini menjadi unggulan dan menjadi diferensiasi CNN. 

25 Oktober 2018, 09.00 – 15.00 WIB

Pada tanggal 25 Oktober 2018, bertempat di Museum Basoeki Abdullah jl. Keuangan Raya, Cilandak, diadakan kegiatan melukis bersama di dalam acara Spirit Potret Grebek Museum Basoeki Abdullah. Kegiatan acara dimulai pada pukul 09.00, dengan sambutan dari Deputi Gubernur Bidang Pariwisata, dilanjutkan dengan simbolis pemberian peralatan lukis bagi para peserta. Himpunan Mahasiswa DKV Paramadina termasuk sebagai peserta melukis bersama di acara ini, diwakilkan oleh 9 orang mahasiswa dan dosen yang membimbing.

Acara ini dilaksanakan di sepanjang jl. Keuangan Raya, diikuti oleh berbagai komunitas seni dan lembaga pendidikan yang berada di Jakarta. Stand-stand diisi penuh oleh partisipan yang mulai melukis sejak pukul 10.00 pagi. Booth stand lukis Paramadina sendiri berada bersebelahan dengan booth dari Akademi Samali. Peserta kami terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi DKV angkatan 2018 dan angkatan 2014. Partisipasi dalam kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama antara DKV Universitas Paramadina dengan Museum Basoeki Abdullah.

Tema lukisan yang dipilih oleh HIMA DKV Paramadina adalah potret pendidikan Indonesia, dengan tokoh yang diangkat dalam lukisan yaitu Roehana Koeddoes. Beliau adalah tokoh pendidikan dan jurnalis wanita pertama yang berasal dari tanah Minang. Medium lukis di atas kanvas putih yang berukuran ± 2 x 1 meter, menggunakan cat akrillik yang disediakan oleh pihak museum. Acara selesai sekitar pukul 15.00 sore, setiap peserta mendapatkan merchandise dan sertifikat dari pihak panitia acara Spirit Potret Gerebek Museum.

       

Pada tanggal 22 November 2018, kehadiran Alumni DKV kali ini memberikan suasana baru di matakuliah Metodologi Branding dan Metodologi Desain. Razak adalah alumni DKV angkatan 2007, dan melanjutkan study nya di Bauhaus, Jerman. Sharing season kali ini membahas temuan metodologi nya yang menarik, dalam merealisasi hipotesa tentang psikografi target audiensnya, dia menggunakan visual fotografi dengan focus pada sepatu. Tidak terbayangkan kan ????? dia membagi sejumlah regional wilayah Berlin berdasarkan pengamatannya, dan ternyata hasil pengamatan tersebut menunjukkan setiap regional menggunakan tipical sepatu yang sama. Survey ini dilakukan pada saat winter. Hasilnya dengan jumlah foto yang terkumpul seluruh regional lebih dari 1000 foto sepatu. Berdasarkan ini dia menyimpulkan dengan nilai akurasi 80%, bahwa psikografis setiap regional dapat menggunakan para meter sepatu yang digunakan responden. Dari model, harga, warna dan Jenis sepatu itu terukur SES dan gaya hidup/psikografis target audiens. Kerrreeennnn bangeeettt...

 

2 Oktober 2018, 10.00 – 12.00 WIB, Aula Nurcholish Madjid

Pada tanggal 2 Oktober 2018, bertempat di Aula Nurcholish Madjid Universitas Paramadina, diadakan Kuliah Umum Visual Communication and Branding of Asian Games 2018 yang dibawakan oleh Elwin Mok. Elwin sendiri merupakan seorang desainer komunikasi visual yang bergerak di bidang advertising. Pada tahun 2015, beliau dipercaya untuk merubah visual logo Asian Games dan membranding event tersebut secara keseluruhan, termasuk menangani promosi sampai activation dari identitas visual logo tersebut. Kemudian, beliau dipilih sebagai communication director dari tim desain dan branding event olah raga ini. Setelah melalui berbagai proses, pada akhirnya ditentukan tagline ‘Energy of Asia’ sebagai tema Asian Games 2018. Lalu melalui sayembara, terpilihlah desain logo rancangan Jefferson Edri dari Feat Studio, yang merupakan simbolisasi pencaran energi dan terinspirasi dari bentuk Gelora Bung Karno jika dilihat tampak atas.

Dengan budget minim, Elwin memilih menggunakan 3 platform media promosi Asian Games 2018. Yaitu media elektronik, media cetak, dan media digital. Dalam media TV, dibuat 3 buah iklan yang ditayangkan sepanjang tahun 2017 sampai 2018. Pada media cetak, dibuat iklan majalah dan iklan media outdoor berupa identitas visual pada beberapa fasilitas umum, seperti trasportasi publik. Di media digital online, selain menggunakan website, Elwin Mok juga menggunakan jasa para Youtuber lokal dan internasional untuk meraih perhatian generasi muda, dengan postingan karya mereka masing-masing di Youtube sebagai buzzer digital. Kerjasama dengan berbagai perusahaan sosial media juga gencar dilakukan, seperti Facebook filter, penggunaan maskot Asian Games 2018 di emoji Twitter, Tik Tok dengan augmented realitynya, aplikasi Waze, dsb.

 

Tim creative center yang Elwin Mok bawahi, bertanggung jawab untuk mengaplikasikan branding Asian Games di sarana seperti peralatan olahraga, invitation card, venue branding, dsb. Tidak hanya itu, untuk meningkatkan ketertarikan dan awareness berbagai golongan masyarakat pada event ini dengan activation semisal tagar #SENAMDULS di platform Youtube. Selain itu dibuat pula promo berupa video musik, bekerjasama dengan berbagai artis ternama. Seperti Ariel Noah, Slank, Via Vallen, dsb. Khusus untuk lagu Meraih Bintang yang dinyanyikan Via Vallen, dibuat dalam berbagai versi bahasa (Arab, Mandarin, Thailand, India, Korea) oleh berbagai artis internasional untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

About us

Universitas Paramadina berdiri pada 10 Januari 1998, mengemban misi untuk membina ilmu pengetahuan rekayasa dengan kesadaran akhlak mulia demi kebahagiaan bersama seluruh umat manusia.

Latest Posts

21 October 2015
21 October 2015
21 October 2015

Hubungi Kami

Kampus S1:
Jl. Gatot Subroto Kav. 97
Mampang, Jakarta 12790
T. +62-21-7918-1188
F. +62-21-799-3375

E-mail: info@paramadina.ac.id
http://www.paramadina.ac.id 

Kampus S2:
Gedung Tempo
Jalan Palmerah Barat No.8, 
Kebayoran Lama, Jakarta - 12240

T. +62-21-7918-1188 ext.: 242
F. +62-21-799-3375

http://www.paramadina.ac.id 

Jam

Our support hours are
available 24 hours a day
(+62) 815 918 11 88

Monday to Friday: 8:00 to 15:00
Saturday: 8:00 to 12:00
Sunday: Closed